Surabaya, VIVA Jatim – Peresmian operasional Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya yang menghubungkan Kota Malang dan Kabupaten Malang mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Hidayat. Namun, ia berharap pengembangan transportasi publik tersebut terus diperluas ke sejumlah kawasan strategis lainnya, terutama wilayah Mojokerto–Jombang.
Menurut Hidayat, pengembangan Trans Jatim merupakan langkah penting Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Ia pun mendorong Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan agar menjadikan rute Mojokerto-Jombang sebagai salah satu prioritas pengembangan berikutnya.
“Pengembangan jalur Trans Jatim ke wilayah Mojokerto dan Jombang sangat krusial dan mendesak. Wilayah ini memiliki potensi ekonomi, pariwisata, dan keagamaan yang sangat besar namun membutuhkan dukungan aksesibilitas publik yang padu,” ujar Hidayat dikutip Selasa, 3 November 2026.
Politisi Partai Gerindra itu menilai, Mojokerto dan Jombang memiliki potensi besar yang membutuhkan dukungan transportasi publik terintegrasi. Di Mojokerto, misalnya, terdapat kawasan wisata sejarah dan cagar budaya peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan. Sementara di Jombang, potensi wisata alam Wonosalam menjadi salah satu daya tarik yang dapat dikembangkan.
Selain wisata, Jombang juga menjadi tujuan wisata religi nasional. Keberadaan makam para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) membuat daerah tersebut ramai dikunjungi peziarah dari berbagai wilayah.
“Juga kawasan pendidikan pesantren. Keberadaan puluhan Pondok Pesantren (Ponpes) besar di Jombang menciptakan mobilitas santri, wali santri, dan masyarakat yang sangat tinggi setiap harinya,” jelasnya.
Hidayat menegaskan, kehadiran TransJatim rute Mojokerto-Jombang tidak sekadar menjadi alternatif transportasi masyarakat. Lebih dari itu, konektivitas tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM, perdagangan, dan pariwisata.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber