JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak 96 siswa kelas IX SMPN 2 Pamekasan, Jawa Timur, mengikuti pembelajaran kreatif yang digelar tim dosen Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengolah ungkapan Bahasa Madura menjadi karya tipografi ekspresif.

Program bertajuk visiting pengajar yang diinisiasi Laboratorium Media Kreatif dan Digital DKV ITS itu menggabungkan pembelajaran seni rupa dengan eksplorasi budaya lokal. Melalui pendekatan tersebut, ITS ingin mendorong siswa mengembangkan kreativitas sekaligus mengenali potensi bahasa daerah sebagai sumber inspirasi karya visual.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat DKV ITS, Naufan Noordyanto, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa tipografi menjadi pilihan karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkarya tanpa harus memiliki kemampuan menggambar figuratif atau realistis.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa berani mengeksplorasi potensi dirinya tanpa dibatasi stereotipe bahwa seni rupa hanya untuk mereka yang pandai menggambar figuratif,” ujar Naufan, Selasa, 3 November 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut melibatkan 96 siswa dalam empat kelompok belajar. Naufan bersama guru Seni Budaya SMPN 2 Pamekasan, Sigit Purnomo, mendampingi langsung proses penciptaan karya berbasis bahasa daerah.

Program ini berangkat dari sejumlah persoalan dalam pembelajaran Seni Budaya di tingkat SMP. Di antaranya, masih adanya anggapan bahwa keterampilan menggambar objek secara realistis menjadi syarat utama untuk menghasilkan karya seni.

Selain itu, penggunaan kecerdasan buatan (AI) secara instan juga menjadi perhatian. Para siswa perlu memahami bahwa teknologi dapat membantu proses berkarya, tetapi tidak seharusnya menggantikan gagasan dan kreativitas manusia. Di sisi lain, bahasa ibu juga belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber inspirasi dalam pembelajaran seni.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim DKV ITS memperkenalkan tipografi sebagai alternatif media ekspresi visual. Melalui konsep type as image, siswa mempelajari cara mengolah huruf menjadi elemen gambar yang mampu menggambarkan emosi, karakter, sekaligus menyampaikan pesan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *