
Institut Français d’Indonésie (IFI) mendorong penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Prancis dan Indonesia dalam pengembangan penelitian, kemitraan akademik jangka panjang hingga double degree.
Juliette Salaber Direktur Institut Français d’Indonésie (IFI) menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi upaya pemerintah Prancis dan Indonesia untuk membangun hubungan pendidikan yang lebih erat.
Hal itu disampaikan Juliette dalam pembukaan pameran pendidikan tinggi Eropa atau European Higher Education Fair (EHEF) di Surabaya, Kamis (5/11/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat enam universitas dan institusi pendidikan dari Prancis yang berpartisipasi untuk mempertemukan perguruan tinggi Prancis dengan institusi pendidikan di Indonesia.
Menurut Juliette, kerja sama pendidikan kedua negara juga diperkuat melalui Deklarasi Paris yang ditandatangani Emmanuel Macron Presiden Prancis dan Prabowo Subianto Presiden Indonesia pada Mei 2026 lalu.
Salah satu tindak lanjutnya melalui gelaran Joint Working Group (JWG) di Prancis, Juli lalu yang mempertemukan 350 perwakilan institusi pendidikan tinggi dari kedua negara dan menghasilkan sejumlah nota kesepahaman atau MoU.
“Kita sangat beruntung karena Prancis dan Indonesia memiliki hubungan bilateral yang sangat erat dan sangat suportif. Kedua presiden sangat suportif, dan benar Anda katakan, kita telah menandatangani Deklarasi Paris. Berkat Deklarasi Paris ini, kita memiliki peta jalan (roadmap) atau program yang memberikan tujuan untuk dicapai,” ujar Juliette.


Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber