
Madiun (ANTARA) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, Jawa Timur melakukan penguatan akselerasi Aplikasi Sehat IndonesiaKU (ASIK) imunisasi rutin guna penginputan pelaporan data yang lebih baik dan akurat.
Tim Helpdesk ASIK Imunisasi Provinsi Jawa Timur Musfida Fitrah Sari mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya strategis untuk meningkatkan kualitas dan akurasi data serta mempercepat penginputan pelaporan imunisasi rutin melalui Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK).
“Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas tenaga kesehatan semakin meningkat sehingga pencatatan dan pelaporan imunisasi rutin menjadi lebih akurat, tepat waktu, dan berkualitas,” ujarnya di Madiun, Rabu.
Menurutnya, pemberian imunisasi ditujukan untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan spesifik terhadap penyakit tertentu. Cara ini dinilai paling efektif dalam mencegah seseorang terinfeksi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) sehingga apabila seseorang terinfeksi PD3I maka akan terhindar atau hanya mengalami gejala ringan sehingga dapat mengurangi morbiditas atau tingkat kesakitan, kecacatan, dan kematian.
Pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan imunisasi merupakan hal penting yang perlu dilakukan guna mengevaluasi capaian program imunisasi rutin suatu daerah sesuai program pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang terdiri dari kepala puskesmas, koordinator imunisasi, bidan, peng-input ASIK di masing-masing puskesmas, mendapatkan materi tentang pengelolaan data melalui ASIK Mobile dan ASIK Website, analisis cakupan imunisasi, serta pemanfaatan dashboard untuk pemantauan wilayah, zero dose, dan imunisasi kejar.
Melalui ASIK untuk imunisasi, petugas dapat mengetahui individu yang belum mendapat imunisasi secara lengkap atau terlambat atau tepat waktu. Melalui aplikasi tersebut petugas juga dapat menghitung jumlah atau persentase imunisasi dasar lengkap pada bayi, baduta, Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS, maupun WUS.
“Karena data yang akurat adalah fondasi untuk menentukan langkah yang tepat dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber