Surabaya, Beritasatu.com — Penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim terus memperluas pengungkapan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap ibu dan anak di Madiun. Penyelidikan menemukan fakta adanya dua orang yang diduga mengirimkan mesin penggiling dan gergaji untuk memotong bagian tubuh korban ke lokasi kejadian. 

Keduanya dijadwalkan diperiksa dalam waktu dekat. “Kita dalami peran mereka. Pelaku sementara masih tunggal, tetapi kita pastikan tidak ada pihak lain yang terlibat,” jelas Kasubdit III Jatanras, AKBP Arbaridi Jumhur, Sabtu (31/10/2026). 

Tim penyidik sendiri telah melakukan prarekonstruksi di empat lokasi berbeda, yakni hotel tempat kejadian pertama, rumah korban, rumah orang tua korban, dan kediaman tersangka. Sebanyak 48 adegan diperagakan tersangka untuk mengungkap urutan kejadian secara utuh.  

“Dari hasil rekonstruksi, pembakaran jenazah dilakukan di sebuah gubuk di perkebunan belakang rumah tersangka, yang terpisah dari bangunan utama dan tersekat tembok. Warga sekitar yang melihat asap justru mengira itu pembakaran sampah seperti kebiasaan sehari-hari,” tegasnya. 

Sampai saat ini, penyidik telah memeriksa 16 orang saksi, mencakup pegawai hotel, tetangga, keluarga, serta pihak korban. Istri pelaku juga telah diperiksa sejak awal dan dinilai sangat membantu penyelidikan, termasuk mengarahkan tim keberadaan pelaku yang ternyata bersembunyi di sebuah padepokan pengobatan alternatif di Gudo, Jombang. 

Setelah kasus viral, pelaku langsung menghilang dan mematikan ponsel. Polisi sempat menelusuri jejak hingga ke Jakarta, Bali, dan Balikpapan, namun ternyata pelaku tetap berada di Jawa Timur, menyembunyikan diri di gubuk kecil yang sepi di wilayah Jombang. 

“Dia merasa di tempat terpencil itu tidak akan ada yang menemukannya. Padahal hanya berbekal informasi dari istri, tim langsung bergerak ke Jombang dan berhasil menangkapnya,” ungkap Jumhur. 

Selain di lokasi kejadian, tim laboratorium forensik juga mengambil sampel di kos korban di Ponorogo. Hasil tes DNA untuk mengidentifikasi sisa-sisa jenazah yang ditemukan masih ditunggu. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *