SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda),

SURABAYA (KabarJawatimur) — Pembahasan Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi ajang evaluasi Komisi C DPRD Surabaya terhadap sejumlah program Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Selain menyoroti

SURABAYA (KabarJawatimur) – Ribuan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai masih memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, potensi tersebut dinilai belum akan maksimal jika pengelolaannya masih mengandalkan pendataan secara konvensional. Karena itu, DPRD Surabaya mendorong Pemkot segera mempercepat digitalisasi pengelolaan aset daerah.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah mengatakan digitalisasi aset tidak semata-mata berkaitan dengan pemanfaatan teknologi. Lebih dari itu, sistem digital dibutuhkan untuk memastikan seluruh aset pemerintah tercatat, terpetakan, dan dapat diketahui potensi pemanfaatannya.

“Digitalisasi aset ini sangat penting dan mendesak sebagai alat strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan bernilai ekonomis,” kata Laila, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, aset Pemkot tidak hanya berupa lahan atau bangunan bernilai besar di kawasan pusat kota. Banyak aset dengan luasan lebih kecil yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan juga dapat dikembangkan agar memberikan manfaat.

Laila mencontohkan lahan kosong milik Pemkot yang selama ini belum dimanfaatkan dapat ditawarkan melalui mekanisme sewa kepada pelaku usaha mikro.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *