Rangkaian karnaval dan parade sound horeg di Jawa Timur (Jatim) diduga menimbulkan korban jiwa sepanjang Agustus 2026 di provinsi itu.

Tercatat tiga orang meninggal dunia dalam insiden-insiden tersebut dari mulai kru, peserta karnaval, hingga warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian.

Kejadian terbaru ada di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, di mana korban tertimpa kanopi dan tembok yang diduga ambruk imbas getaran sound horeg yang melintas.

Korban adalah Slamet Timbang (57), petani asal Dusun Pondok Jeruk, Desa Wringinagung, yang tertimpa kanopi dan tembok ketika mengantar istrinya ke apotek.

Saat kejadian, korban disebut sedang menunggu sang istri yang tengah membeli obat di apotek, dan ada rombongan sound horeg melintas di kawasan tersebut.

Diduga akibat getaran sound horeg, secara tiba-tiba, tembok bangunan dengan kanopi itu ambruk. Korban pun tertimpa. Ia mengalami luka berat di kepala dan dinyatakan meninggal dunia.

“Korban pas menunggu istrinya beli obat. Tidak selang berapa saat, ada suara keras dan korban sudah tersungkur tertimpa tembok. Kondisinya meninggal di tempat,” kata Ulum, warga setempat yang jadi saksi mata.

Polisi menduga getaran sound horeg memicu robohnya bangunan. Mereka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *