TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI – Cincin yang semula dikenakan sebagai aksesori justru membuat seorang pelajar SMA Negeri 1 Papar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, harus meminta pertolongan petugas pemadam kebakaran. Jari yang membengkak membuat cincin semakin sulit dilepas hingga membutuhkan penanganan khusus.

Pelajar bernama Alifian (17) tersebut mendatangi Kantor Damkar Pos Pare pada Selasa (1/9/2026) sore untuk meminta bantuan. Kondisi jari yang terus membengkak dikhawatirkan membuat cincin semakin sulit dilepaskan dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Petugas Damkar kemudian melakukan evakuasi cincin secara hati-hati untuk mencegah kondisi jari semakin parah. Proses pelepasan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, pelajar tersebut datang ke Pos Damkar Pare karena cincin yang dikenakannya sudah tidak dapat dilepas akibat jari mengalami pembengkakan.

“Yang bersangkutan datang ke Pos Damkar Pare untuk meminta bantuan melepas cincin karena jarinya sudah mengalami pembengkakan,” kata Kaleb saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026) pukul 12.00 WIB.

Untuk melepaskan cincin yang sudah sulit dilepas tersebut, petugas Damkar menggunakan mini grinder.

Peralatan tersebut digunakan untuk memotong cincin sehingga dapat dilepaskan tanpa memberikan tekanan berlebihan pada jari pelajar yang sedang mengalami pembengkakan.

Petugas melakukan proses pemotongan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi jari korban.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *