SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda),

SURABAYA (KabarJawatimur) — Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno, menyoroti kualitas pelayanan publik di tengah viralnya persoalan layanan administrasi kependudukan

SURABAYA (KabarJawatimur) — Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno, menyoroti kualitas pelayanan publik di tengah viralnya persoalan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Dispendukcapil Kota Surabaya. Ia menegaskan, digitalisasi pelayanan tidak boleh justru menjadi hambatan bagi masyarakat.

Menurut Rio, penerapan teknologi dalam pelayanan publik harus dirancang untuk memudahkan warga. Pemerintah tidak semestinya membuat masyarakat harus beradaptasi sendirian dengan teknologi, melainkan teknologi yang harus hadir mendekati kebutuhan masyarakat.

“Digitalisasi bukan berarti warga harus datang ke teknologi, tetapi teknologi yang justru harus datang mendekat kepada kebutuhan warga. Ini salah satu prinsip yang harus dipahami dalam rangka layanan publik yang prima kepada masyarakat,” ujar Rio Pattiselanno di Surabaya, Rabu (2/9/2026).

Rio mengatakan, petugas frontliner di lingkungan pelayanan publik memiliki posisi penting karena menjadi pihak pertama yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Petugas frontliner bukan sekadar petugas yang menerima berkas, tetapi wajah pemerintah kota yang pertama kali dirasakan oleh warga,” tegas politisi PSI Surabaya tersebut.

Karena itu, ia meminta setiap pelaksana pelayanan mengedepankan prinsip keadilan dan tidak diskriminatif. Petugas juga harus cermat, santun, ramah, tegas, profesional, tidak mempersulit, terbuka, serta memberikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *