Banyuwangi, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar forum “Gesah Bareng Ambi Bupati”, pada Rabu (02/09/2026), di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Jika sebelumnya forum ini membahas pertanian, kali ini pembahasan difokuskan pada persoalan pendidikan di Banyuwangi.

Sekitar 150 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai dari guru, pelajar, mahasiswa, orang tua, akademisi, hingga penggiat pendidikan. Mereka menyampaikan langsung masukan dan keluh kesah kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

“PR kita di bidang pendidikan masih banyak. Kami senang dapat banyak masukan dan ide. Semua yang disampaikan hari ini akan kami jadikan bahan evaluasi dan penyempurnaan program ke depan,” ujar Ipuk.

Salah satu isu yang mengemuka adalah rencana regrouping SDN 1 Singonegaran. Wali murid Ahmad Radiansyah khawatir hal itu berdampak pada psikologi anak.

“Jika jadi dilakukan, kami beri ruang bagi siswa dan orang tua memilih sekolah tujuan. Akan ada pendampingan guru saat masa adaptasi. Yang penting anak tetap nyaman dan aman belajar,” tegasnya.

Persoalan lain disampaikan guru SMPN 1 Singojuruh, Catur Bagus. Ia menyoroti masih adanya pelajar yang berkeliaran di luar sekolah saat jam belajar. Ia mengusulkan penguatan Patroli Kasih Sayang bersama Satpol PP, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. Serta imbauan ke pelaku usaha agar tidak melayani pelajar di jam sekolah.

Guru MI Al Hikmah Cluring, Numira Ida, juga menyampaikan kondisi sarana sekolahnya. Banyak kursi dan meja yang sudah rusak.

“Akan kami cek BOS Daerah. Insyaallah untuk sarana prasarana siap kami bantu,” jawab Ipuk.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *