
Jember (beritajatim.com) – Antrean pembelian bahan bakar minyak, khususnya Pertalite, yang sempat memanjang hingga ke akses jalan raya terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak 31 Agustus 2026.
Bupati Muhammad Fawait meminta warga Jember tetap tenang. “Stok BBM kita sebetulnya aman. Cuma memang tidak melimpah seperti sebelumnya,” katanya, Sabtu (5/9/2026).
Fawait segera memanggil Pertamina untuk mendiskusikan hal ini dan mencari solusi. “Saya akan panggil pihak Pertamina dan saya akan sampaikan bahwa hal-hal seperti ini sebetulnya kan tugas Pertamina. Tapi enggak apa-apa, kita tetap ikut bertanggung jawab sebagai kepala daerah,” katanya.
“Kita sudah punya pengalaman dua kali terjadi di Jember. Walau fenomena yang sekarang bukan cuma di Jember, tapi kabupaten yang lain sudah mengalami hal yang sama, tentu kita tidak boleh berdiam diri,” katanya.
Sebagai bawahan Presiden Prabowo Subianto, Fawait tak ingin persoalan berlarut-larut sehingga merugikan nama baik kepala negara. “Kasihan presiden. Semuanya nanti yang disalahkan presiden. Padahal ini sebetulnya adalah adalah tanggung jawab Pertamina,” katanya.
Fenomena antrean di SPBU bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya di Jember ada dua peristiwa antrean berhari-hari, pertama, saat jalur Gumitir ditutup karena diperbaiki, dan saat awal Maret 2026 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadia menyatakan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional hanya tersisa untuk 20 hingga 21 hari
Kali ini suplai BBM dari Banyuwangi ke Jember terhambat kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Ketapang. “Pertamina seharusnya sudah cerdas untuk bisa mengantisipasi kalau yerjadi kayak ini, gara-gara nonteknis,” kata Fawait.
Menurut Fawait, persoalan ini seharusnya ini bisa diantisipasi jauh-jauh hari. “Nanti saya akan undang Pertamina yang membawahi Jember. Saya akan minta klarifikasinya,” katanya. Seharusnya suplai BBM untuk Jember tak hanya dari depo Banyuwangi, namun juga dari Malang dan sekitarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber