
jatimnow.com – Talenta pendidikan vokasi Jawa Timur kembali menembus panggung dunia. Sebanyak tujuh talenta binaan SMK di Jawa Timur masuk dalam daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia yang dipersiapkan berlaga pada WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa bangga atas besarnya kontribusi talenta pendidikan vokasi Jawa Timur dalam memperkuat Indonesia di ajang keterampilan tingkat dunia. Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah dan keluarga, tetapi juga menunjukkan bahwa kompetensi yang dibangun di SMK Jawa Timur siap diuji dan dipertemukan dengan standar keterampilan internasional.
“Alhamdulillah. Kami tentu bersyukur dan sangat bangga. Kualitas SMK Jawa Timur terus tumbuh dan semakin terbukti melalui berbagai prestasi yang diraih. Konsistensi menjadi Juara Umum LKS Nasional empat kali berturut-turut menunjukkan bahwa pembinaan kita berjalan, kualitas sekolah semakin kuat, dan talenta-talenta SMK Jawa Timur memang memiliki daya saing untuk tampil di level nasional hingga dunia,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).
Ketujuh talenta tersebut adalah Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi dari SMKN 1 Jenangan Ponorogo yang mengikuti bidang Mechatronics, Edsel Parama Mustapa dari SMKS PGRI 3 Malang pada bidang Software Applications Development, serta Pandu Dewangga Reanata dari SMKN 1 Singosari pada bidang Industrial Control.
Selanjutnya, Muhammad Henry Akmal Muzakki dari SMKS Antartika 2 Sidoarjo pada bidang Robot Systems Integration, Dewangga Pratama Putra dari SMKS Krian 2 Sidoarjo pada bidang Autobody Repair, serta Tegar Eka Fitrianto dari SMKS Muhammadiyah 1 Kepanjen pada bidang Heavy Vehicle Technology.
“Untuk anak-anakku tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Bawa harum nama Jawa Timur ke kancah dunia,” tuturnya.
Talenta Jawa Timur tersebut dipersiapkan berkompetisi pada enam bidang keahlian, dengan dua kandidat sekaligus pada bidang Mechatronics. Enam di antaranya merupakan alumni SMK Jawa Timur, sedangkan Dewangga Pratama Putra masih tercatat sebagai murid kelas XII SMKS Krian 2 Sidoarjo. Berdasarkan daftar kandidat kompetitor WSC Shanghai 2026, Jawa Timur menjadi daerah penyumbang kandidat terbanyak, yakni tujuh orang atau sepertiga dari keseluruhan 21 kandidat Indonesia.
Khofifah menilai capaian tersebut menjadi penanda bahwa penguatan pendidikan vokasi di Jawa Timur tidak boleh berhenti pada kelulusan dan penyerapan tenaga kerja. Lebih dari itu, SMK harus menjadi ruang lahirnya generasi muda yang kompeten, produktif, kreatif, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki daya saing global.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber