TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Secercah asa terbukanya lapangan kerja di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur kembali menggelayut di langit Kota Bangkalan, Kamis (10/9/2026) siang. Seiring derap langkah para pimpinan tinggi perusahaan China dan Uni Emirat Arab menuju Pendapa Agung untuk melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Wiraraja Madura Internasional degan Odasco LLC dan Suzhou Artisans Decoration Engineering Co, Ltd. 

Gurat wajah keceriaan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim beserta Wakil Bupati Bangkalan, Moch Fauzan Ja’far seolah menegaskan, kehadiaran para investor asing seolah menjadi momentum awal ‘pelepas dahaga’ atas penantian panjang masyarakat Madura untuk bisa bekerja di kampung halamannya. 

Bupati Lukman dalam sambutannya, penandatanganan MoU antara PT Wiraraja Madura Internasional degan Odasco LLC dan Suzhou Artisans Decoration Engineering Co, Ltd tersebut merupakan sejarah baru bagi masyarakat Madura dalam upaya meningkatkan derajat ekonomi. 

“Kami harap penandatanganan ini menjadi awal dari berbagai kerjasama yang mampu memberikan mafaat kepada masyarakat Bangkalan, serta Madura pada umumnya. Karena itu, kami butuh dukungan agar ini bisa terealisasi dengan baik, sekaligus sebagai bukti bahwa Madura masih sangat diminati sebagai tujuan investasi,” ungkap Lukman.  

Penandatanganan dilakukan CEO Wiraraja Madura Industrial Estate III, Akhmad Maruf Maulana bersama Wakil Presiden ODASCO Uni Emirat Abar, Yahia Sa’d Odeh Al Salem serta Ketua Suzhou Artisans Decoration Engineering, Co Ltd sekaligus Presiden Cabang Industri Furnitur Xiangcheng dari Republik Rakyat Tiongkok, Lu Shaojie. 

Hadir pula Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional  Kementerian Perindustrian RI, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Dan Hilirisasi/BKPM RI, Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI, perwakilan Pemprov Jawa Timur. 

Selain itu, hadir unsur lengkap Forkopimda Bangkalan, Ketua MUI Bangkalan, KH Makki Nasir, sekdakab berikut sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangkalan, perwakilan Universitas Trunojoyo Madura, tokoh masyarakat, alim ulama, hingga mahasiswa.  

“Ini kesempatan terakhir kita yang diberikan beliau (Akhmad Maruf Maulana) untuk saing berkonstribusi membangun Bangkalan dan Madura. Tentunya tidak mudah,  mungkin termasuk bagian dari takdir Tuhan yang diberikan kepada Bangkalan dan Madura,” jelas Lukman. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *