SURYA.co.id, BANYUWANGI – Kemacetan berulang di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai berdampak langsung terhadap biaya angkutan logistik menuju Bali.

Para sopir terpaksa menaikkan tarif perjalanan untuk menutup tambahan biaya operasional dan risiko kerugian selama terjebak antrean.

Ketua Persatuan Sopir Logistik Indonesia (ASLI), Slamet Barokah, mengatakan penyesuaian tarif berlaku untuk sejumlah rute angkutan logistik dari Jawa menuju Bali.

Untuk rute Jakarta-Bali, tarif yang sebelumnya Rp 13 juta per trip kini menjadi Rp 14 juta per trip.

Menurut Slamet, kemacetan di kawasan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kini sulit diprediksi.

Truk-truk berukuran besar menjadi kendaraan yang paling terdampak karena harus mengantre sebelum dapat menyeberang menuju Bali.

Waktu tunggu kendaraan bervariasi, mulai belasan jam hingga lebih dari satu hari. Kondisi tersebut membuat biaya operasional sopir meningkat.

Nilai tersebut sekaligus mencakup pendapatan sopir, bahan bakar, dan kebutuhan operasional lainnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *