
Sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Blitar ini menilai pelaporan yang dilayangkan oleh Gerakan Masyarakat Blitar (GMB) tersebut tidak tepat dan salah sasaran.
“Saya rasa laporannya ini kok salah tujuan, salah sasaran sepertinya. Tapi ya tidak apa-apa, kami kan tidak mengondisikan atau menginstruksikan. Aksi itu kan kembali lagi untuk kebaikan olahraga Kota Blitar,” tegas Elim saat ditemui wartawan, Rabu (16/9/2026).
Meski perkara ini telah masuk ke ranah hukum, politisi wanita ini mengaku enggan ambil pusing. Hingga saat ini, pihak KONI maupun dirinya pribadi belum menerima pemberitahuan resmi dari penyidik Polres Blitar Kota mengenai materi sangkaan tersebut.
“Di Indonesia ini kan bebas melaporkan, siapa pun bebas dan pihak kepolisian wajib menerima. Tapi sampai hari ini kita belum ada pemberitahuan apa pun dari Polres. Jadi saya kira tidak perlu ambil pusing, biarkan peristiwa tersebut bergulir sebagaimana proses hukum,” jelasnya
Menanggapi posisinya yang disorot akibat merangkap jabatan sebagai pimpinan daerah sekaligus pengampu olahraga, Elim berdalih keberadaannya di tengah massa aksi dilandasi rasa tanggung jawab moral. Ia mengklaim tak bisa berdiam diri ketika para atlet yang merupakan bagian dari warga daerah merasa terdesak oleh kebuntuan prosedur.
“Sebagai Wakil Wali Kota, saya disumpah atas nama masyarakat Kota Blitar. Dan kami juga diberi amanah sebagai Plt. Ketua KONI. Ketika keluarga kita di KONI turun ke jalan karena sudah mengalami kebuntuan, kita kan menjunjung tinggi sportivitas. Apa yang diminta sudah sesuai prosedur, tapi ketika tidak menemukan jalan, ya bagaimanalah lagi,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Elim juga menyentil balik pihak pelapor mengenai kepedulian terhadap kemajuan olahraga daerah. “Yang lapor ini bagian dari Kota Blitar atau bukan, begitu. Jadi saya rasa tidak masalah bagi saya, kita ikuti saja bagaimana prosesnya,” tutur Elim.
Disinggung mengenai kemungkinan mengambil langkah balik berupa pelaporan pidana terhadap GMB, Elim mengaku belum memikirkan opsi tersebut lantaran masih belum memahami detail substansi materi tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber