Madiun (beritajatim.com) — Kebakaran melanda kawasan hutan di lereng Gunung Wilis, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, hingga menghanguskan area sekitar 5 hektare. Api membakar kawasan padang sabana hingga hutan pinus di sekitar Bukit Pangangonan dan sempat mendekati wilayah perbatasan Madiun-Nganjuk.

Petugas gabungan dari Perhutani, kepolisian, BPBD dan masyarakat dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru. Pemantauan masih dilakukan hingga Kamis (17/9/2026) meski kobaran api telah berhasil dikendalikan.

Asper Perhutani BKPH Wilis Utara, Endro Yulianto, mengatakan keberadaan titik api telah terpantau beberapa hari sebelum petugas melakukan penanganan. Begitu mengetahui adanya kebakaran, personel langsung menuju lokasi untuk mencegah api meluas ke petak hutan lainnya.

“Begitu kami melihat ada titik api, jajaran langsung bergerak ke lapangan. Fokus kami pertama memadamkan api, kemudian mengamankan batas-batas kawasan supaya kebakaran tidak menjalar ke petak hutan yang lain,” ujar Endro.

Salah satu lokasi yang sempat terbakar berada di sekitar petak 47B Bukit Pangangonan. Menurut Endro, api di kawasan tersebut telah berhasil dikendalikan dan tidak lagi terlihat kobaran.

“Untuk titik yang berada di petak 47B sudah berhasil kami kendalikan. Saat ini kondisinya sudah aman, tetapi tetap kami lakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada api yang muncul kembali,” katanya.

Endro menyebut luasan lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 5 hektare dan berada di petak 47C. Di bagian atas lokasi tersebut terdapat petak 48C dengan luas sekitar 460,4 hektare yang berada di kawasan perbatasan Kabupaten Madiun dan Nganjuk.

Kondisi tersebut membuat petugas melakukan sejumlah langkah antisipasi agar api tidak kembali merambat. Salah satunya dengan membuat sekat bakar di antara sejumlah petak hutan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *