Pasuruan (beritajatim.com) – Masyarakat dari 8 desa penyangga kawasan Gunung Bromo di Kecamatan Tosari mendesak pihak pengelola untuk segera membuka pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Wonokitri pada Sabtu besok.

Tuntutan tersebut dilayangkan lantaran kondisi keamanan di wilayah Penajakan dan sekitarnya dipastikan sudah kondusif serta bebas dari ancaman bahaya.

Sebagai bentuk keseriusan, warga menggelar aksi penyampaian aspirasi secara damai yang terpusat di Pintu Masuk/Pos TNBTS Wonokitri, Jumat (18/9). Massa yang mencapai ratusan orang tersebut bergerak dari Lapangan Ledoksari, Tosari menuju pos pemeriksaan dengan membawa armada 1 truk sound system, sekitar 20 mobil, dan 700 sepeda motor.

“Kami menuntut agar pintu masuk TN yang ada di Wonokitri besok pagi sudah dibuka. Dengan pertimbangan bahwa wilayah Penajakan dan sekitarnya kondisi aman,” ungkap Heri dari pihak Jeep Bromo.

Warga menilai kebijakan penutupan kawasan wisata Bromo secara pukul rata sangat merugikan roda perekonomian masyarakat lokal. Oleh sebab itu, warga menuntut agar pengelola menerapkan sistem penutupan berbasis klaster atau zona sesuai kondisi faktual tingkat risiko kebakaran di lapangan.

Masyarakat juga meminta Balai Besar TNBTS segera melakukan asesmen di jalur Tosari-Wonokitri-Penajakan demi memastikan pembukaan akses wisata. Kebijakan yang adil, transparan, dan proporsional sangat diharapkan agar kawasan yang tidak terdampak kebakaran bisa kembali beroperasi.

“Kebijakan ini sangat tidak adil karena semuanya di pukul rata dan tidak melihat kondisi real yang ada di lapangan. Kami juga meminta agar asesmen segera di tindak lanjuti di jalur Tosari-Wonokitri-Penajakan dan pembukaan kembali akses wisata apabila dinyatakan aman,” imbuhnya.

Pengelolaan pariwisata Bromo dituntut agar terintegrasi penuh dengan wilayah penyangga, mengingat dampak lalu lintas, sampah, hingga ekonomi dirasakan langsung oleh warga lokal. Bahkan, warga meminta Kementerian Kehutanan Republik Indonesia mengevaluasi kepemimpinan Kepala Balai Besar TNBTS apabila tidak mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *