
Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina meminta pemerintah menangani secara optimal 512 siswa di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo yang diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelumnya, BGN menangguhkan atau suspend berat SPPG Sidoarjo Talangangin Kalitengah, Jawa Timur, yang menyebabkan kejadian fatal keracunan MBG pada 512 siswa di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo.
“Kami juga suspend berat selama 30 hari SPPG Sidoarjo Talangangin Kalitengah. Selain itu, kami juga mengusulkan kepala SPPG tersebut untuk dicopot dan digantikan,” ujar Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana.
Ketut menegaskan Kepala BGN Sudaryono juga telah berkomunikasi secara intensif dengan kepala daerah dan pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Hikam untuk menindaklanjuti kasus tersebut dan mengutamakan kesembuhan siswa.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber