SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda),

SURABAYA (KabarJawatimur) – Serapan anggaran untuk program kepemudaan atau Gen Z di sejumlah wilayah Kota Surabaya mendapat sorotan DPRD. Di tengah proyeksi serapan Perubahan

SURABAYA (KabarJawatimur) – Serapan anggaran untuk program kepemudaan atau Gen Z di sejumlah wilayah Kota Surabaya mendapat sorotan DPRD. Di tengah proyeksi serapan Perubahan APBD 2026 yang dipatok nyaris 100 persen, realisasi anggaran khusus intervensi bagi pemuda justru disebut masih sangat rendah.

Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, usai memimpin rapat pembahasan perubahan anggaran bersama jajaran camat dan lurah se-Kota Surabaya.

Cahyo mengatakan, dalam rapat tersebut sejumlah kecamatan menyampaikan proyeksi serapan anggaran hingga 99,99 persen bahkan 100 persen. Namun, ketika ditelusuri lebih rinci pada mata anggaran tertentu, khususnya program kepemudaan, kondisinya ternyata belum sejalan dengan proyeksi tersebut.

“Optimisme itu penting dan bagus, tetapi kita tetap harus rasional melihat kondisi lapangan. Ketika kami cek serapan anggaran intervensi Gen Z, angkanya masih sangat rendah. Berdasarkan hitungan kasar sementara, realisasinya bahkan belum mencapai 5 persen,” ujar Cahyo.

Ia mencontohkan, pada salah satu kecamatan, anggaran yang dialokasikan secara berkala untuk kegiatan pemuda atau Karang Taruna di tingkat RW baru sebagian kecil yang berhasil direalisasikan.

Padahal, menurutnya, sejumlah kelompok pemuda telah menjalankan kegiatan pada bulan-bulan sebelumnya. Namun, mereka belum dapat mencairkan anggaran untuk tahap berikutnya karena masih terkendala kelengkapan administrasi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *