Blitar (beritajatim.com) – Polemik di tubuh KONI Kota Blitar berlanjut setelah sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) membentuk Forum Cabor Penyelamat Marwah Olahraga Kota Blitar. Forum tersebut mendesak KONI Jawa Timur segera melakukan evaluasi terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba.

Desakan itu muncul di tengah sorotan terhadap belum berjalannya fungsi kepemimpinan secara optimal, belum cairnya dana pembinaan atlet, serta belum jelasnya arah menuju Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub).

Aspirasi tersebut mengemuka dalam pertemuan yang diinisiasi Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Blitar, M. Trijanto, bersama 12 hingga 14 perwakilan cabor di salah satu kafe di Kota Blitar, Selasa (8/9/2026).

Selain mempertanyakan agenda Musorkotlub, forum menyoroti posisi Elim Tyu Samba yang merangkap jabatan sebagai Wakil Wali Kota Blitar sekaligus Plt Ketua Umum KONI Kota Blitar.

Menurut Trijanto, kondisi tersebut perlu ditinjau dari sisi tata kelola dan etika organisasi.

“Memang tidak ada larangan wakil wali kota menjadi Plt, tetapi secara etika dan moral kurang tepat karena rawan terjadi konflik kepentingan. Kami mendorong agar Plt konsisten menjalankan mandatnya,” ulas Trijanto.

Kegelisahan pengurus cabor juga dipicu belum cairnya dana pembinaan. Hingga memasuki September 2026, disebut belum ada satu rupiah pun dana pembinaan yang dicairkan bagi cabor-cabor di Kota Blitar.

Padahal, tiap cabor telah menyusun agenda pembinaan dan persiapan kejuaraan atlet yang membutuhkan kepastian finansial.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *