SURYA.co.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengambil langkah untuk menekan dampak antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang telah berlangsung selama sembilan hari.

Mulai Kamis hingga Sabtu, 10-12 September 2026, sejumlah aktivitas masyarakat akan dialihkan.

Pemkab Jember menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah serta work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Kebijakan tersebut menjadi langkah jangka pendek pemerintah daerah di tengah persoalan distribusi BBM yang kembali terjadi di Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah, baik untuk mengatasi persoalan saat ini maupun mencegah kejadian serupa terulang.

“Ada langkah pendek dan panjang yang kami lakukan menyusul antrean pembelian BBM ini,” ujar Fawait, Rabu (9/9/2026).

Salah satu kebijakan yang segera diterapkan adalah pembelajaran secara daring pada 10-12 September 2026.

Pemkab Jember telah mengeluarkan surat imbauan kepada sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta Kementerian Agama untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *