
Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Universitas Brawijaya (UB) Malang, Kota Malang, Jawa Timur memfokuskan bergulirnya program Smart Green Campus sebagai upaya mewujudkan sustainable campus atau kampus berkelanjutan.
“Target kami adalah menjadi role model sebagai sustainable campus, sebagai arah ke net zero emission yang sekarang sedang dibangun,” kata Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) UB Green Campus, Prof Sri Suhartini di lobi gedung rektorat kampus setempat, Jumat.
Ia menjelaskan pada tahun pertama ini terdapat 20 unit di kampus tersebut yang diwajibkan mengimplementasikan program Smart Green Campus, setelah kali pertama disosialisasikan pada Januari 2026.
Puluhan unit kampus yang telah menjalankan program itu terdiri atas 17 fakultas, Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UB di Kediri, PSDKU UB di Jakarta, dan pascasarjana.
Ia mencontohkan untuk indikator tentang air paling tidak harus mengefisiensikan penggunaan dan melaksanakan konservasi. Sedangkan masalah limbah ditekankan pada upaya mengurangi dan mengelola.
“Kami mengharapkan pada tahun depan semua unit di Universitas Brawijaya bisa menerapkan program Smart Green Campus,” ujar dia.
Dia menyebut program hari bebas kendaraan bermotor akan dikolaborasikan dengan berbagai kegiatan, seperti mengenalkan kembali mainan tradisional Indonesia kepada mahasiswa.
“Memang sekarang belum reguler, tetapi paling tidak sudah ada, setidaknya setiap Jumat ada aktivitas,” ucapnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber