Madiun (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Pahlawan, Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo. Fasilitas penyeberangan itu dinilai tidak lagi dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Pembongkaran JPO tersebut ditargetkan dapat direalisasikan tahun ini. Langkah itu menjadi bagian dari rencana penataan kawasan Jalan Pahlawan yang akan dilakukan Pemkot Madiun.

Plt. Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, meninjau langsung JPO dan pedestrian di kawasan Jalan Pahlawan, Selasa (15/9/2026). Peninjauan dilakukan dari kawasan depan Hotel Merdeka hingga simpang tiga Jalan Merapi.

Bagus mengatakan, dari hasil pengecekan, keberadaan JPO belum memberikan fungsi maksimal sebagai fasilitas penyeberangan. Masyarakat dinilai lebih memilih menggunakan akses penyeberangan di permukaan jalan.

“JPO tadi kita cek. Ada wacana nanti JPO di Pahlawan itu kita lepas. Karena kita lihat dari sisi fungsi, pemanfaatannya memang kurang,” ujar Bagus usai gowes keliling Kota Madiun, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pembongkaran JPO tidak berdiri sendiri. Penataan kawasan Jalan Pahlawan akan diintegrasikan dengan pembangunan dan penataan Jalan Merapi serta Jalan Semeru.

Selain itu, Pemkot Madiun akan memperlebar pedestrian di sisi barat Jalan Pahlawan. Jalur tersebut nantinya menghubungkan kawasan Jalan Merapi hingga Jalan Semeru. “Yang sisi barat pedestrian-nya nanti agak kita lebarkan, seperti yang sisi utara. Jadi pejalan kaki, termasuk pengguna disabilitas, nanti bisa lebih nyaman,” katanya.

Penataan juga menyasar sejumlah utilitas yang selama ini berada di area pedestrian. Pemkot Madiun menemukan keberadaan tiang listrik dan trafo berukuran besar di depan BNI yang dinilai mengurangi ruang bagi pejalan kaki.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *