Blitar (beritajatim.com) – Niat hati hendak mengemas dagangan dan bersiap pulang, AK (69), seorang penjual sate di Jalan Penataran, Desa Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, justru menjadi korban penganiayaan sadis. Lansia tersebut bersimbah darah setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh seorang pemuda asal Pasuruan, Selasa (6/10/2026) malam.

Korban menderita luka robek serius pada leher sebelah kanan serta kepala bagian atas usai ditebas pisau oleh terduga pelaku berinisial MS (27). Insiden berdarah yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut kini dalam penanganan intensif jajaran Polres Blitar.

Kasi Humas Polres Blitar, Aipda Muheni membenarkan adanya aksi penganiayaan tersebut. Peristiwa bermula saat korban tengah memberesi peralatan warung satenya. Di tengah aktivitas tersebut, terduga pelaku mendadak menghampiri dan menanyakan kabar anak korban.

“Saat percakapan berlangsung, timbul kesalahpahaman hingga memicu cekcok mulut antara korban dan terduga pelaku,” ujar Muheni.

Adu mulut tersebut dengan cepat menyulut emosi pelaku. Tanpa berpikir panjang, MS melakukan kekerasan fisik hingga membuat korban tersungkur ke tanah. Seiring korban tak berdaya, pelaku langsung menghunus sebilah pisau yang disembunyikan di saku celananya dan mengarahkannya ke leher serta kepala korban.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Garum. Petugas kepolisian langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis darurat.

Tak butuh waktu lama, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti. MS kini mendekam di sel tahanan Mapolres Blitar untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.

“Petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, dan mendalami motif pasti kejadian tersebut. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Polres Blitar,” pungkas Muheni. (owi/ian)

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *