Ribuan alumni pondok pesantren di wilayah Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur melakukan aksi protes terhadap keberadaan gerai minimarket Indomaret di Desa Panaan, Rabu (7/10).

Aksi tersebut berujung pada perusakan bangunan gerai. Massa bahkan menggunakan alat berat berupa ekskavator untuk merobohkan bagian bangunan.

Aksi dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan gerai minimarket. Massa mengklaim telah mendapat penolakan dari sejumlah sesepuh dan kiai pondok pesantren sejak beberapa tahun lalu.

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan adanya aksi tersebut. Ia mengatakan, polisi sebelumnya telah mengetahui adanya pergerakan massa menuju lokasi.

“Kami sudah melakukan upaya dengan meminta massa agar tidak sampai merobohkan bangunan,” kata Yoni kepada CNNIndonesia.com, Rabu (7/10).

“Namun, pembangunan tetap berlanjut sehingga massa akhirnya turun langsung ke lokasi. Namun karena bangunan masih diteruskan, sehingga aksi turun tangan dari para alumni ini akhirnya terjadi,” ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menangani situasi di lokasi dan melakukan langkah-langkah untuk menjaga kondisi tetap kondusif.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *