
KABUPATEN – Hujan yang mulai mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Malang sejak Kamis (22/10) belum menandakan berakhirnya musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, dinamika atmosfer masih berpotensi memicu hujan di sejumlah daerah Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, musim hujan diprakirakan baru dimulai secara bertahap pada akhir November hingga Desember 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Perak Muhamad Biyadihie Adikuasa menjelaskan, hujan yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dipengaruhi dinamika atmosfer. Salah satunya adalah pertemuan massa angin yang melintasi wilayah selatan hingga barat laut Jawa Timur.
“Adanya pertemuan massa angin di selatan Jawa Timur sampai ke arah barat laut membuat awan-awan hujan cenderung tumbuh di wilayah sekitar Jawa Timur. Hal itu yang menjadikan sebagian wilayah diguyur hujan,” jelasnya.
Berdasarkan analisis BMKG, kondisi tersebut berpotensi memicu hujan dalam satu hingga tiga hari ke depan. Kabupaten Malang termasuk wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Pada Senin (26/10), hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur, di antaranya Magetan dan Ngawi. Sementara itu, pada Selasa (27/10), potensi hujan dengan intensitas serupa diprakirakan meluas ke Kabupaten Malang, Banyuwangi, Blitar, Jember, Jombang, dan Kediri.
Meski hujan mulai turun di sejumlah daerah, Biyadihie mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menganggap kondisi tersebut sebagai tanda dimulainya musim hujan. Sebab, secara umum wilayah Jawa Timur masih berada dalam periode kemarau.
“Terjadinya hujan di tengah musim kemarau itu sangat wajar karena dinamika atmosfer,” ujarnya.
Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, awal musim hujan diprakirakan berbeda-beda di setiap daerah. Sebagian kecil wilayah Jawa Timur diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada dasarian III November atau sekitar 21–30 November 2026.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber