
MALANG KOTA –RADAR MALANG- Konsumsi BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar di Malang meningkat. Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan BBM. Salah satunya, melalui kapal tanker di sejumlah terminal BBM di Jawa Timur.
Berdasar data Pertamina, di Kota Malang untuk penyaluran normal dari Pertalite sekitar 1.032 kiloliter (KL) setiap hari. Namun sekarang penyalurannya di angka 1.178 KL atau 114 persen dari normal setiap hari. Demikian juga dengan Pertamax yang jumlah penyalurannya tidak jauh berbeda.
Selain Pertalite dan Pertamax, penyaluran Solar juga meningkat. Saat ini penyaluran solar di angka 565 KL atau 118 persen dari normal setiap harinya.
Area Manager Communication Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyampaikan, perencanaan pasokan dilakukan secara berkelanjutan. Hal itu dengan mempertimbangkan kebutuhan di masing-masing wilayah serta jadwal penerimaan BBM.
Di Fuel Terminal (FT) Tuban, penerimaan Solar dari kapal tanker tengah berlangsung dengan volume sekitar 31 juta liter. Pasokan Solar tambahan sekitar 32 juta liter serta Pertamax sekitar 31 juta liter juga dijadwalkan tiba secara bertahap dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, pasokan Pertalite turut diperkuat dengan volume mencapai sekitar 23 juta liter.
Sementara itu, di Integrated Terminal (IT) Surabaya, pembongkaran Solar di Dermaga Semampir berlangsung dengan volume sekitar 13 juta liter. Penguatan pasokan juga dilakukan melalui IT Tanjung Wangi, dengan kedatangan kapal yang dijadwalkan membawa sekitar 10 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax.
Ketiga terminal BBM tersebut berperan untuk distribusi ke seluruh wilayah Jatim. Termasuk Malang. Menurut Ahad, kelancaran pemenuhan kebutuhan energi membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. (mel/gp)
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber