PAMEKASAN, RadarMadura.id – Ruang fiskal yang terbatas membuat anggaran pemeliharaan jalan di Pamekasan menyusut lebih dari separo.

Pemkab menyebut penyesuaian belanja diperlukan agar kebutuhan prioritas lain tetap terakomodasi.

Dalam rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, anggaran pemeliharaan jalan turun dari sekitar Rp 4,03 miliar menjadi Rp 1,94 miliar. Pengurangan mencapai Rp 2,09 miliar atau lebih dari 51 persen.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan, pengurangan tersebut bukan berarti pemerintah daerah mengabaikan kondisi jalan rusak.

Kebijakan itu diambil sebagai bagian dari penyesuaian belanja dengan kemampuan keuangan daerah.

”Bukan karena kami tidak peduli terhadap jalan. Semua harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal dan prioritas kebutuhan daerah,” ujar bupati yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan Pamekasan itu.

Menurut Kiai Kholil, pemerintah harus mengatur alokasi anggaran agar program yang dinilai mendesak tetap berjalan.

Infrastruktur jalan tetap menjadi perhatian, tetapi pelaksanaannya harus mempertimbangkan ketersediaan anggaran.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *