SURYA.CO.ID I SURABAYA – Malang nasib AG, bocah berusia empat tahun yang menjadi korban pembunuhan ayah tirinya, Dwi Bagus Martono di Madiun, Jawa Timur. 

Sebelum pembunuhan itu terjadi, AG akan dirayakan ulang tahunnya oleh sang ibu, Dini Hardiyanti (30) yang juga istri siri Bagus. 

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Jumat (18/9/2026) malam, ketiganya sempat menikmati makan malam bersama di sebuah warung penyetan dekat tempat kos korban di Madiun. 

Lalu, mereka menyepakati bahwa perayaan ulang tahun AG akan dilangsungkan di kawasan Telaga Sarangan, Magetan, Jatim, pada Sabtu (19/9/2026).

Acara perayaan tersebut, bakal diselenggarakan secara sederhana dengan acara makan-makan dan pembagian kado selepas ibadah Maghrib.

Keesokan hari sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (19/9/2026) paginya, mereka berangkat menuju Telaga Sarangan dengan mengendarai mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam bernopol AE-1229-CQ. 

Dwi Bagus menerima panggilan beruntun dari istri sahnya, berinisial MA, yang meminta untuk dijemput di Stasiun Kereta Api Madiun usai berlibur dan menonton konser di Yogyakarta.

Akibat permintaan mendadak istri sah tersebut, Dwi Bagus tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan sesuai rencana menuju ke Kabupaten Magetan untuk melangsungkan perayaan ulang tahun anak sambungnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *