Mojokerto (Beritajatim.com) – Jalur Gotekan, Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto kembali menjadi perhatian setelah kecelakaan tunggal mobil Elf yang diduga mengalami rem blong, Rabu (28/10/2026) sore. Polisi mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi kendaraan.

Terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur menurun dan menikung tajam tersebut. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu melibatkan mobil Elf bernomor polisi S 7009 B yang dikemudikan S (35) warga Kabupaten Bojonegoro. Kendaraan tersebut membawa 16 penumpang dalam perjalanan dari arah Batu menuju Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Dalam kecelakaan tersebut, delapan daro 17 penumpang mengalami luka ringan dan dievakuasi ke RSUD Sumberglagah. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman saat melintasi jalan menurun dan menikung tajam. Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga kendaraan mengalami kecelakaan tunggal.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, dugaan gangguan pengereman masih didalami bersama faktor lain, termasuk kondisi kendaraan dan kemampuan pengemudi dalam menguasai medan jalan. Menurutnya, jalur pegunungan dengan karakteristik turunan curam dan tikungan tajam membutuhkan kewaspadaan ekstra.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang akan melintas di jalur Pacet-Cangar, Gotekan, dan sekitarnya, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, terutama sistem pengereman. Kuasai medan dan jangan memaksakan diri,” tegasnya, Kamis (29/10/2026).

Pengemudi harus memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta memahami kondisi jalur yang akan dilalui. Kapolres menjelaskan, personel Satlantas Polres Mojokerto bersama Polsek Pacet langsung menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat jika telah terjadi kecelakaan tunggal di jalur Gotekan tersebut.

“Petugas yang sedang melaksanakan patroli di jalur Pacet-Cangar segera melakukan evakuasi korban, pengaturan arus lalu lintas, dan olah TKP awal. Pentingnya kesiapan kendaraan, terutama mobil yang membawa banyak penumpang, sebelum melintasi jalur rawan kecelakaan,” katanya.

Pemeriksaan rem, kondisi ban, dan komponen kendaraan lainnya menjadi bagian penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Pengemudi juga diimbau tidak memaksakan kendaraan melintasi turunan panjang apabila kondisi pengereman diragukan. Selain itu, pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan tetap berkonsentrasi selama perjalanan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *