
Sumenep (beritajatim.com) – Harga cabai dan bawang merah di pasar tradisional Sumenep, Madura, pekan ini mulai merangkak naik. Harga cabai merah besar semula Rp 30.000 per kg, hari ini naik menjadi Rp 32.000 per kg. Sedangkan cabai rawit tetap Rp 55.000 per kg.
“Harga itu tergolong cukup tinggi. Penyebabnya karena stok di pasaran berkurang. Sekarang belum masuk masa panen,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Didik Prayitno, Rabu (28/10/2026).
Selain cabai, komoditas yang juga mengalami kenaikan harga adalah bawang merah. Pekan lalu masih di angka Rp 28.000 per kg, saat ini naik menjadi Rp 30.000 per kg. Sedangkan untuk bawang putih harganya stabil Rp 27.000 per kg.
“Bawang merah yang harganya naik itu bawang yang diambil pedagang dari Probolinggo. Kalau bawang merah lokal harganya stabil. Hanya saja stoknya terbatas,” terang Didik.
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan telur ayam ras. Pekan ini harganya turun menjadi Rp 24.000. Bahkan ada beberapa pedagang yang menjual dengan harga Rp 23.000 per kg.
“Kalau untuk harga telur ayam kampung tidak mengalami perubahan. Tetap Rp 48.000 per kg,” ujarnya.
Sedangkan untuk komoditas lain relatif stabil. Harga beras kualitas premium Rp 15.400 per kg, dan beras kualitas medium Rp 13.400 per kg. Untuk harga gula pasir pekan ini juga stabil Rp 18.000 per kg.
“Komoditas daging juga tidak mengalami perubahan harga. Untuk daging sapi tetap Rp 140.000 per kg, daging ayam broiler Rp 45.000 per kg, dan daging ayam kampung stabil Rp 80.000 per kg,” terangnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber