Inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Oktober 2026 mencapai 3,50 persen, tertinggi di antara 11 kabupaten/kota wilayah penghitungan inflasi di Jawa Timur. Kenaikan harga beras menjadi salah satu pemicunya.

Bahkan, inflasi Kota Madiun telah menyentuh batas atas sasaran nasional sebesar 2,5 persen dengan toleransi satu poin persentase.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Abdul Azis mengatakan, perkembangan tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

’’Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena inflasi Kota Madiun sudah berada pada batas atas sasaran,’’ ujarnya, Selasa (3/11).

Azis menjelaskan, harga beras di Kota Madiun mengalami kenaikan selama dua bulan berturut-turut.

Secara tahunan, inflasi beras mencapai 6,75 persen dengan andil 0,29 poin persentase terhadap inflasi umum Kota Madiun.

Kenaikan tersebut dipengaruhi berakhirnya musim panen sehingga pasokan beras baru berkurang.

Inflasi tahun kalender Kota Madiun mencapai 2,34 persen hingga September 2026, tertinggi di 11 daerah IHK Jatim. BPS waspadai akhir tahun.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *