
Kediri (ANTARA) – BPJS Kesehatan mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur, dalam mendukung kepatuhan pembayaran iuran dan pencapaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2026.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri Tutus Novita Dewi mengemukakan Kota Kediri menjadi satu dari lima kabupaten/kota di Jawa Timur yang menerima penghargaan atas capaian tersebut.
jumlah peserta di BPJS Kesehatan Cabang Kediri, yakni Kota/Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota/Kabupaten Blitar, sekitar 4,3 juta peserta baik penerima upah maupun mandiri dari sejumlah wilayah kerjanya seperti Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten/Kota Blitar, dan Kabupaten Nganjuk.
Dari jumlah itu, Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PBI APBN) sekitar 2 juta orang, PBI APBD sekitar 883 ribu orang, pekerja penerima upah (PPU) sekitar 816 ribu orang, pekerja bukan penerima upah (PBPU) sekitar 485 ribu orang, dan bukan pekerja (BP) sekitar 99 ribu orang.
Untuk Kota Kediri hingga Agustus 2026, dari jumlah penduduk 302.010, capaian peserta adalah 301.261 atau sekitar 99,75 persen. Keaktifan peserta 271.447 atau 89,88 persen.
Tutus menambahkan, dukungan pemerintah daerah berperan penting dalam meningkatkan cakupan kepesertaan dan kepatuhan pembayaran iuran guna menjaga keberlangsungan Program JKN.
Ia berharap sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah terus diperkuat agar cakupan kepesertaan JKN meningkat dan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber