:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Situasi-di-IGD-Puskesmas-Sukosari-Jalan-Basuki-Rahmat.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN – RSUD Kota Madiun memastikan seluruh siswa SDN 2 Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, yang mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah pulih.
Dari total 28 siswa dan 2 guru yang mengalami gejala, sebanyak 17 orang mendapat penanganan di RSUD Kota Madiun. Mereka terdiri dari 16 siswa dan 1 guru.
Sementara itu, korban lainnya mendapat penanganan di Puskesmas Sukosari, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukosari, Kecamatan Kartoharjo.
Direktur Utama RSUD Kota Madiun Muhammad Nur mengatakan, gejala yang dialami pasien di RSUD memang lebih berat dibandingkan pasien yang ditangani di puskesmas.
Tidak ada pasien yang harus menjalani rawat inap. Seluruhnya diperbolehkan pulang pada hari yang sama, Rabu (9/9/2026).
“Tidak ada yang rawat inap, Semua langsung pulang setelah mendapat perawatan di UGD,” kata Muhammad Nur, Jumat (11/9/2026)
Kendati kondisi sudah memulih, para siswa dan guru yang mengalami keracunan tetap mendapatkan obat rawat jalan untuk pemulihan di rumah.
Sementara itu, DPRD Kota Madiun mewanti-wanti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih hati-hati dan serius dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyediaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber