Liputan6.com, Jakarta – Wilayah Surabaya, Jawa Timur (Jatim) bakal memiliki transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) untuk wilayah Kota Surabaya dan sekitarnya (aglomerasi). Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Khofifah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kini tengah mematangkan rencana pengoperasian KRL aglomerasi tersebut.

Dia menjelaskan, fokus awal pembangunan akan dimulai dari wilayah Kota Surabaya sebelum akhirnya menjangkau daerah penyangga dalam cakupan aglomerasi Surabaya atau Gerbangkertosusila.

“Ini prosesnya lama dan akan kita lakukan step by step. Kita bikin untuk wilayah Surabaya dulu, nanti aglomerasi Surabaya. Harapannya begitu,” ujar Khofifah ditemui di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rabu 19 Agustus 2026.

Dia mengatakan, saat ini tengah dilakukan proses asesmen yang mendalam. Khofifah menilai, keberhasilan proyek tersebut bergantung pada hasil studi teknis serta ketersediaan anggaran.

“Mudah-mudahan uangnya cukup, asesmennya visible, dan terus bisa membantu penguatan public transportation di Jawa Timur termasuk Surabaya aglomerasi. Mudah-mudahan Januari 2027 (hasil asesmen),” ucap Khofifah.

Di sisi lain, Khofifah menyebut tak hanya fokus pada jalur darat melalui kereta api, tetapi juga penguatan konektivitas laut, khususnya di jalur penyeberangan Ketapang (Banyuwangi) menuju Gilimanuk (Bali).

“Kan harus dua-duanya. Jadi kalau misalnya ada berapa titik di Ketapang maka ada berapa titik pula di Gilimanuk,” kata dia.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *