Surabaya (beritajatim.com) — Di tengah menjamurnya tempat kuliner baru di Kota Surabaya, Warung Kongde Mbak May di kawasan Alun-Alun Contong masih bertahan menjadi salah satu pilihan kuliner masyarakat. Warung yang disebut telah berdiri sejak 1960-an ini menyajikan masakan rumahan dengan cita rasa khas perpaduan Madura dan Suroboyoan.

Warung Kongde Mbak May dikenal dengan sajian lauk yang melimpah dan cita rasa gurih pedas. Nama “Kongde” sendiri memiliki cerita tersendiri. Nama tersebut lahir dari seloroh pelanggan pada masa lalu sebagai singkatan dari “bokong gede”, yang merujuk pada kehangatan dan keakraban sang pemilik saat melayani pembeli.

Identitas warung semakin kuat melalui nama-nama menu yang unik. Sejumlah nama menu tersebut lahir dari celetukan spontan warga lokal dan kemudian melekat sebagai bagian dari karakter kuliner warung.

Beragam pilihan lauk tersedia bagi pencinta kuliner, mulai dari cumi hitam, paru goreng, krengsengan daging, empal, babat hingga serundeng yang disajikan dengan gaya nasi Madura.

Sajian tersebut dapat dilengkapi dengan siraman kuah rawon atau lodeh serta sambal petis maupun pencit. Cita rasa pedas dari sambal menjadi salah satu karakter yang membuat menu di warung ini semakin kuat.

Salah satu menu yang menjadi pilihan pelanggan adalah nasi krengsengan daging. Menu tersebut disajikan bersama lapis tahu dan bacem telur, kemudian dilengkapi mi kering, acar, serta sambal khas yang memiliki cita rasa pedas.

Agustin (35), salah satu pecinta kuliner asal Banyu Urip, mengaku kerap datang untuk makan pagi atau siang bersama keluarganya. Nasi cumi dan nasi empal menjadi menu favoritnya.

“Di sini harganya murah dan rasanya sedep banget gurih apalagi sambelnya pedasnya bukan karena merica tapi memang asli khas lombok kecil jadi dikombinasi dengan menu nasi maduranya cocok dilidah,” ungkap Agustin, Jumat (18/9/2026).

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *